Rabu, 18 September 2013

WRITING CHALLENGE DAY 14: WRITE ABOUT ANYTHING YOU WANT

WRITE ABOUT ANYTHING YOU WANT

Oke, sebenarnya saya tidak mau tulis ini, karena tema mengenai keluarga terkadang terasa seperti  cari perhatian atau membuka aib bila diumbar keluar. Tapi mumpung mood dan suasana saya mendukung, dan juga saya butuh curcol, jadi saya mau tulis.

Tadinya saya mau kasih judul post ini "Susahnya Jadi Anak di Asia" tapi setelah saya pikir-pikir, saya tidak mau terdengar terlalu mengeneralisir dengan mengatakan benua, akhirnya saya ganti dengan budaya timur. Jujur yah, agak sulit untuk menulis ini di blog, karena dengan nulis di blog berarti saya memberitahu pada orang lain tentang inner conflict saya. 

Dalam budaya timur dan asia pada umumnya, anak itu diharuskan untuk selalu menurut sama orang tua dan mendengarkan kata-kata orang tua. Oke, ini hal yang wajar dan dalam budaya barat pun sama, tapi dalam budaya asia ada tambahan lagi, anak harus selalu patuh sama apapun perintah orang tua, anak tidak boleh membantah perkataan orang tua, orang tua salah tidak seharusnya dikoreksi, dan orang tua selalu benar dan kalau orang tua salah, anak cukup diam saja, tidak perlu bilang mereka salah. (Setidaknya inilah yang berlaku dalam keluarga saya).

Sekiranya itulah yang selalu saya rasakan dari orang tua saya. Belum lagi dalam keluarga Tionghua, anak perempuan selalu lebih diprotektif atau dikekang dibanding anak laki-laki. Seandainya adik saya pergi ke luar kota sendiri pasti dikasih, kalau saya pasti kena omel. mungkin wajar mereka khawatir karena saya ini perempuan, maka resikonya lebih riskan dibanding anak laki-laki. Terus saya ingat kalau adik saya pulang malam, sampai rumah mama saya khawatir dan cuma marah ala kadarnya saja, tapi kalau giliran saya, pasti saya selalu dimarahin lebih besar dan ujung-ujungnya yang saya ngga suka adalah bawa-bawa "apa kata tetangga nanti, anak perempuan pulang malam-malam" padahal saya pulang malam bukan karena melakukan hal-hal yang buruk macam ke diskotik atau dugem atau hal-hal yang menyangkut kehidupan malam lainnya.  Bahkan sumur hidup, saya tidak pernah miras, merokok apalagi narkoba, pulang pun jarang lewat dari jam 9 malam, tapi tetap saja ortu menganggap saya berpotensi menjadi binal.

Saya ingat, waktu SMU pun saya tidak diperbolehkan menginap di rumah teman (padahal teman saya ini cewek lho dan ortu saya sudah kenal sama teman saya dan pernah ketemu dengan keluarga teman saya juga) tapi waktu saya minta ijin tetap tidak dikasih, dengan alasan, hanya perempuan "ngga benar" yang suka nginep-nginep (halo, saya tidak nginep di rumah teman lelaki, dan bahkan temen cewek saya hanya tinggal berdua sama neneknya, tidak ada laki-laki di sana). Kalau takut ditanya tetangga, yah jelaskan baik-baik donk. Pokoknya susahlah jadi anak perempuan, karena perempuan selalu dihakimi oleh masyarakat lebih sadis dibanding laki-laki, hmm kenapa saya jadi beralih ke topik feminis yah?

Back to topic, oke intinya saya selalu merasa kedua ortu saya tidak fair dalam mendidik adik saya dan saya. Karena saya anak tertua, papa selalu nasehatin saya untuk ngalah sama adik, sayangnya papa ngga pernah nasehatin adik untuk selalu hormat sama kakak, yang ada adik saya tumbuh jadi anak yang egois dan cuek, dan tanpa sadar suka bikin jengkel dan nyakitin perasaan orang lain.

Tahu tidak apa yang paling ditakuti oleh ortu saya? yaitu omongan jelek tetangga tentang diri mereka. Anehnya saya malah cenderung cuek selama intinya saya tidak melakukannya. Pernah ada kejadian, temen kantor saya sedang hamil, dan sore itu sehabis selesai ngantor, saya bilang padanya saya mau pergi ke supermarket untuk berbelanja suatu keperluan. Terus teman saya titip susu prenagen (susu khusus ibu hamil), yah niat saya mau membantu, tentu saja saya belikan. Pulang ke rumah, saya teledor tidak langsung membereskan belanjaan tersebut, dan mama memeriksa untuk melihat barang apa saja yang saya beli. Betapa marahnya mama saat tahu ada susu prenagen. Mama tetap marah dan mengoceh panjang lebar karena mau-maunya saya beli susu prenagen untuk teman saya. Mama khawatir kalau orang-orang mengira saya hamil hanya karena beli susu prenagen.

Dan kalau dibilang kasih ibu tidak mengharap kembali jelas salah, karena mama saya selalu berharap saya segera menikah dan memberikan cucu dan kalau bisa dapat suami yang bobot, bibit, bebet pula, yah ngga ada yang salah sih dengan harapan itu (semua ortu juga berharap seperti itu kan), tapi saya saya jadi merasa ada beban yang berat di pundak. Dan yang bikin saya stress, mama saya itu sangat overcritical, apa pun selalu di kritik, apa pun selalu salah, sehingga terkadang rasanya sulit sekali untuk bisa merasa lepas dan bebas meski di rumah sendiri. 

Terus, sebagai anak, mama saya selalu mengkritik kalau saya judes dan galak dan berkata bagaimana saya bisa berhasil dapat jodoh kalau sifat saya jelek? hmmm jujur saja, yang ada ini bikin saya jadi low self esteem karena merasa saya orang yang buruk. Tapi yang saya heran, kenapa mama saya ngga pernah berpikir, apa sih yang menyebabkan saya jadi jutek, selalu marah-marah dan cemberut? Yang pasti saya bukan tipe orang yang marah-marah tanpa sebab. Secara pribadi, saya ini orang yang cinta damai dan ingin hidup harmonis dengan siapapun. Selalu berusaha sabar. Selalu berusaha nahan emosi. Setiap saya bad mood itu pasti ada penyebab dan alasannya.

Tapi jujur gara-gara saya banyak baca tentang zodiac dan hubungannya dengan psikologi dan personality sedikitnya saya jadi memahami karakter saya. Terutama yang berhubungan dengan emosi. Sebagai lunar scorpion, saya memang mempunyai kecenderungan untuk tidak sengaja "menyengat" orang-orang yang telah melukai perasaan saya atau membuat saya tersinggung, yang membuat saya cenderung disalah-mengertikan, terutama bila saya selalu disakiti via verbal abuse (anak kecil ngerti apa soal sakit hati, anak ga guna, percuma elu mau usaha apapun pasti gagal, emang elu pikir elu ini hebat, dan kata-kata super nyakitin lainnya kalau papa saya sedang marah). 

Maya Angelou pernah berkata, "Orang akan lupa apa yang pernah anda katakan pada mereka atau apa yang pernah anda lalukan pada mereka, tapi orang akan selalu ingat apa yang mereka rasakan tentang diri anda." Sama hal-nya dengan anak-anak, saya mungkin lupa apa saja yang telah ortu katakan pada saya, tapi saya akan selalu ingat bagaimana rasanya menjadi anak yang sulit dipahami oleh ortu. Jadi kalau ada yang bertanya bagaimana hubungan saya dengan orang tua? maka saya akan mengatakan, baik-baik saja, tapi lebih tepatnya on-off relationship. Ada kalanya hubungan saya baik dan ada kalanya buruk, yah tapi wajar sih karena saya rasa setiap keluarga pasti seperti itu. 

Saya menulis ini tidak ada maksud untuk menjelek-jelekkan orang tua atau membicarakan orang tua, sama sekali tidak, bagaimanapun mereka adalah orang tua saya dan meskipun mungkin ada kalanya saya tidak puas dengan cara ortu mendidik, saya selalu mengingatkan diri saya kalau ortu sudah merawat dan membesarkan saya, menyekolahkan saya hingga perguruan tinggi. Selain itu ortu hanya manusia biasa yang punya kekurangan dan kelemahan yang mungkin mereka sendiri tidak sadari. Saya sayang mereka dan saya selalu berharap bisa membahagiakan mereka dan memberikan yang terbaik untuk mereka. Saya selalu berdoa agar saya dapat mewujudkan harapan orang tua akan diri saya. Orang tua juga ingin agar anak bahagia dan senang, dan segala sesuatunya yang mereka lakukan biasanya diatasnamakan demi kebaikan si anak, walau caranya ngga disukai sama si anak. Walaupun dalam hati mungkin si anak berontak dan menjerit, "NO, this is not me, I'm not happy with it." Tapi lagi-lagi saya coba pasang topeng dengan ngalah, karena ortu saya tidak suka didebat. 

Tujuan saya menulis ini semata-mata untuk mengingatkan diri saya, seandainya kelak Tuhan mengijinkan saya menjadi orang tua, ingatkan saya untuk dapat memahami anak-anak saya nantinya. Ingatkan saya untuk bisa menjadi teladan dan idola untuk anak-anak saya, karena saya percaya bahwa didikan yang benar akan dibalas anak-anak dengan menjadi yang sesuai orang tua harapkan. Saya suka dengan satu pepatah kuno asal Cina, yaitu tidak ada anak yang jahat, yang benar adanya orang tua yang ngga bisa didik anak. Kalau ditanya apakah saya suka dengan cara para orang tua Asia (dalam hal ini timur jauh) mendidik anak mereka dengan keras agar menjadi orang yang berguna suatu saat? ehem, tergantung kerasnya kaya gimana? kalau misalnya kekerasan fisik macam, kalau anak-anak ada ulangan dan dapat nilai testnya jelek, lalu dipukul pake rotan atau payung, saya sangat TIDAK SETUJU atau dikata-katain macam bego, malas, otak udang, saya juga TIDAK SETUJU,  yang ada ini hanya akan membuat anak anda tersakiti dan menjadi pribadi yang keras. Terutama kalau anak anda sensitif. Tapi saya SETUJU kalau keras dalam hal konsekuensi. Misal dapat nilai test jelek maka jatah uang jajan akan dipotong , jadi ini bikin mereka lebih ngerti cara kerja orang dewasa. Tapi bagaimana pun saya tahu menjadi orang tua itu tidak mudah, sangat tidak mudah dan harus siap dengan pengorbanan. 

Yup, I have angst, insecurities, grudge, and bitterness.

Selesai sudah Writing Challenge ini. Meskipun perlu waktu nyaris 2 bulan, sekiranya saya berhasil menyelesaikannya. 

WRITING CHALLENGE DAY 13 : WRITE ABOUT SOMETHING YOU ABSOLUTELY LOVE

WRITE ABOUT SOMETHING YOU LOVE

Saya akan menulis mengenai zodiac dan karakteristik part 2 aja yah :D
Kan temanya menulis sesuatu yang disuka. Untuk kali ini saya akan membahas zodiac ruler, kualitas, element, sifat dan polarity dan natal chart.

Saya mau menjelaskan soal zodiac and the planet ruler. Setiap zodiac, itu dikuasai oleh 1 planet. Total planet ada 9 minus bumi berarti 8, sedangkan jumlah zodiac ada 12, jadi bagaimana bisa 1 planet dapat 1 zodiac? rupanya ada 1 planet yang menguasai 2 zodiac. Dan dahulu sewaktu Uranus, Neptunus dan Pluto belum ditemukan, biasnaya selain  matahari dan bulan, maka 1 planet menguasai 2 zodiac.

Untuk zodiac yang mempunyai planet penguasa yang sama, meskipun secara karakteristik mereka berbeda, namun mereka biasanya berbagi modalitas yang sama atau secara kualitas mereka serupa tapi tak sama.

Mars menguasai Aries dan juga juga Scorpio (co-ruler with Pluto)
Karena itulah kedua zodiac tersebut kadang dilambangkan dengan gelora, impulsif, keras, cepat emosian (Aries emosi di luar sedangkan Scorpio emosi di dalam). Karena itu olahraga yang disarankan untuk kedua zodiac tersebut yang penuh dnegan aktivitas fisik dan tekanan adrenalin. Misal Aries cocok dengan Bungee Jumping sedangkan Scorpio, olahraga yang bersifat martial arts (karena mereka harus melepaskan emosi mereka yang suka dipendam)

Pluto menguasai Scorpio.

Dalam mitologi Yunani, Pluto dilambangkan dengan Hades, dewa penguasa neraka atau dunia bawah. Karena itulah, terkadang Scorpio punya aura misterius dan gelap. tapi tidak, Scorpio sesungguhnya hanya punya sifat penasaran yang besar. Mereka terkadang tidak peduli meskipun berbahaya tapi demi memuaskan dahaga penasaran mereka, maka akan tetap dicoba. 

Venus menguasai Taurus dan Libra.

Dalam mitologi Yunani, Venus melambangkan dewi kecantikan, seni, dan cinta. Karena itulah umumnya orang Taurus dan Libra punya cita rasa seni yang bagus. Mereka tau gaya apa yang terlihat sedap dipandang mata. Artisitik lah isitilahnya. 

Merkurius menguasai Gemini dan Virgo.

Merkuri dalam mitologi Yunani dilambangkan dengan dewa Hermes. Dewa pembawa pesan yang terkenal cerdas dan cerdik. Dari ke-12 zodiac, hanya Gemini dan Virgo yang diperlambangkan dengan simbol manusia. Gemini (anak kembar) dan Virgo (perawan). Karena planet penguasa mereka adalah Merkurius yang melambangkan kecerdasan, intelektual dan komunikasi. Banyak penulis terkenal, editor, jurnalis berzodiac Gemini dan Virgo, karena planet penguasa mereka adalah Merkuri yang juga menciptakan bahasa dan tulisan. 

Bulan menguasai Cancer

Bulan adalah perlambang feminin, kebalikan dari matahari yang perlambang maskulin. Karena itu setiap wanita selalu mendapat siklus bulanan yang disebut datang bulan dan karena itu pula, Cancer disebut sebagai ibu dari zodiac. Karena itu Cancerian terkenal sebagai zodiac paling moody dari semua zodiac, karena perempuan itu kan terkenal suka pakai perasaan :D

Matahari menguasai Leo.

Matahari adalah pusat tata surya dan sinarnya menyinari dan melindungi banyak mahluk hidup, karenanya zodiac Leo selalu digambarkan sebagai pelindung dan biasanya mereka gampang menjadi pusat perhatian, sama seperti matahari. Orang-orang akan senang mendengar cerita-cerita mereka. Bahkan meskipun tidak semua Leo bertipe "suka tampil", tapi Leo lebih memilih berada dalam kelompok atau grup daripada sendirian. 

Jupiter menguasai Sagittarius dan juga Pisces (co-ruler with Neptunus).

Dalam mitologi Yunani, Jupiter juga dikenal sebagai dewa Zeus. Yang melambangkan filosofi dan kesenangan juga arti kehidupan yang lebih besar (aspirasi). Karena itulah biasanya orang-orang Sagittarius dan Pisces selalu mencari arti lebih dari kehidupan.  Bagi mereka, hidup hanya sekali dan harus dinikmati atau dipergunakan sebaik-baiknya.

Saturnus menguasai Capricorn.

Planet Saturnus selalu dikaitkan dengan karakteristik kerja keras, fokus, struktur dan disiplin. Sepertinya sangat cocok dengan karakteristik para Capricorn.  

Uranus menguasai Aquarius.

Uranus kebalikan dari Saturnus. Uranus melambangkan perubahan, kebebasan dan kejutan. Uranus juga dikenal sebagai planet eksperimen. Orang Aquarius juga gemar mencoba segala jenis hal baru. 

Neptunus menguasai Pisces. 

Dalam mitologi Yunani, Neptunus juga dikenal sebagai Poseidon alias dewa penguasa laut. Apa yang kalian pikir dan bayangkan saat melihat laut? kalau saya sih kemisteriusannya. Planet Neptunus juga melambangkan alam bawah sadar dan mimpi. 

Element dalam zodiac :


Ada 4 element dalam zodiac.

1. Udara : Gemini, Libra, Aquarius.
Udara selalu bergerak dinamis disekitar kita, Udara perlambang komunikasi, interaksi, dan intelektualias. Gemini, Libra dan Aquarius dikenal sebagai mediator alami atau ahli debat dan sosiabel. Mereka selalu punya banyak ide di kepala mereka. 

2. Api :  Aries, Leo, Sagittarius

Api melambangkan ekspresi, aktivitas, energi. Biasanya orang-orang berzodiac Aries, Leo dan Sagittarius selalu ceria, penuh semangat, berisik. Mereka punya energi yang besar untuk berbuat banyak hal. 

3. Tanah : Taurus, Virgo, Capricorn

Materialistis, realistis, praktis. Orang-orang berzodiac tanah berpikir sangat logis dan realistis, mereka suka dengan stabilitas. Mereka juga terkenal sabar, tekun dan pekerja keras, karena itulah mereka dikenal sebagai dependable people, atau orang yang dapat diandalkan. 

4. Air : Cancer, Scorpio, Pisces

Air adalah tentang emosi, alam bawah sadar, intuitif. Maka itu sering dengar kan kalau Cancer, Scorpio, Pisces tuh orangnya suka "drama", cepet moody. Sebenarnya mereka pecinta damai dan tidak suka drama, hanya saja sulit bila urusannya sudah menyangkut emosi. Karena itu zodiac air, dapat menjadi teman paling baik tapi juga musuh paling buruk, karena efek mereka emosi berdampak pada psikologis, sama seperti air, saat air tenang mengalir membuat perasaan menjadi damai tapi saat air mengamuk bisa menjadi badai tsunami yang menghancurkan benda dan membunuh banyak jiwa. Note : berdasarkan fakta CIA, pembunuh berantai paling banyak berzodiac Cancer, lalu banyak Scorpio yang menjadi pembunuh bayaran dan beberapa penjahat paling kejam di dunia adalah Pisces. 

Kalau emosi ini diperumpamakan :

Udara : Seperti lukisan dengan pensil warna
Api : Seperti lukisan dengan crayon
Tanah : Seperti lukisan cat air
Air :  Seperti lukisan cat minyak


Kualitas :


Cardinal (Inisiator): Aries, Cancer, Libra, Capricorn

Banyak yang mengatakan mereka yang berzodiac Cardinal, biasanya punya kemampuan alami untuk memimpin dan berinisiatif mengambil tindakan. Cardinal juga perlambang awal dari dimulainya suatu musim. Aries musim semi, Cancer musim panas, Libra musim gugur, dan Capricorn musim dingin. Dari ke-4 zodiac berkualiatas Cardinal, Aries dikenal sebagai pelopor atau yang akan pertama mengambil tindakan, karena Aries adalah zodiac pertama dari ke-12 zodiac. Boleh percaya boleh tidak, tapi banyak para pemimpin dunia berzodiac Libra, Aries, Cancer dan Capricorn. Contoh misal pak Wagub :D 


Fixed (Keras): Taurus, Leo, Scorpio, Aquarius

Keras di sini maksudnya saat mereka sudah menginginkan sesuatu, maka mereka akan benar-benar fokus pada suatu hal itu sampai keinginan mereka tercapai.  Jadi bila mereka ingin fokus, maka tak ada yang lebih baik dibanding Taurus, Leo, Scorpio, Aquarius. Begitu juga dalam hal keras kepala, bila mereka sudah berpendirian teguh dan mantap akan suatu hal, maka sulit untuk dilawan atau digoyahkan. Dari semua zodiak tersebut, Taurus dengan elemen tanahnya dikenal mempunyai kualitas sekeras batu. Ibaratnya, Capricorn adalah tanah gembur yang siap ditanam, Virgo seperti tanah liat yang siap dibentuk, maka Taurus adalah batu karang. 

Mutable/Adaptable : Gemini, Virgo, Sagittarius, Pisces. 
Rata-rata zodiac dengan kualitas mutable mungkin lebih cenderung following atau menyesuaikan diri dengan keadaan. Dan 2 dari zodiac tersebut berbagi ruler yang sama. Gemini dan Virgo dikuasai oleh planet Merkuri. Sedangkan Sagittarius dan Pisces dikuasai oleh planet Jupiter (penguasa tradisional sebelum Neptunus ditemukan). Dari semua zodiac mutable yang paling chameleon atau misterius adalah Pisces. Karena saat anda mengira sudah mengenal mereka, maka mereka bisa tiba-tiba berubah, karena air bisa mengalir kemana saja. 

Dualities
Kedua belas zodiac dibagi berdasarkan sifat yin dan yang. 



Yang : Semua zodiac berelement api dan udara (Aries-Gemini-Leo-Libra-Sagittarius-Aquarius), karena itu mereka lebih bersifat maskulin atau extrovert. Maksud maskulin di sini adalah bersifat memberi. 

Yin : Semua zodiac yang berelement tanah dan air (Taurus-Cancer-Virgo-Scorpio-Capricorn-Pisces), karena itu mereka lebih bersifat feminin atau introvert. Maksud feminin di sini adalah bersifat menerima.

Polarities:
Saya pernah membahas mengenai polarities di zodiac and personality. Tapi kali ini saya sertakan gambar. Polarities adalah zodiac yang saling bertolak belakang dengan perbedaan waktu 6 bulan. Mereka punya tujuan yang sama tapi cara yang sangat berbeda, selain itu kekurangan di zodiac yang satu, maka justru kelebihan di zodiac yang lain. Sinergi. 



Atau untuk lengkapnya bisa lihat di sini : http://thezodiaccity.com/post/61643758929/zodiac-opposites-how-theyre-alike-different

Natal Chart
Semua orang hanya tahunya bahwa mereka punya 1 zodiac, padahal di era modern ini, sudah dikenal yang namanya Natal Chart atau Birth Chart. Dan menurut para astrologer, atau pun mereka yang lama memelajari astrologi (bukan horoskop), Natal chart ini yang paling penting. Natal chart tidak hanya terdiri dari 1 zodiac, tapi banyak zodiac, karena itu sering kan kalau kita merasa kok zodiac A ini sifatnya mirip sama saya yah, padahal saya kan zodiac B. Mungkin saja dalam Natal chart anda, anda lebih banyak dipenuhi oleh zodiac A, meskipun anda berzodiac B. 

Berikut ini saya kasih contoh mengenai gambar Natal Chart saya


Bingung melihatnya? Hehehe saya juga tidak terlalu paham sih. Karena itu banyak mereka yang lebih paham mengenai astrologi dan psikologi suka menjual jasa mereka untuk membaca Natal chart

Ini natal chart saya :

Sun (tindakan/aksi) : Pisces
Moon (emosi/reaksi/hati) : Scorpio
Merkuri (cara berpikir) : Pisces
Venus (hubungan kita dengan orang lain) : Aquarius
Mars (keinginan dasar kita) : Libra
Jupiter (keberuntungan) : Scorpio
Saturn : Libra
Uranus : Sagittarius
Neptunus : Sagittarius
Mid-Heaven (aspirasi/karir) : Gemini
North Node : Cancer
Rising (apa yang dilihat orang pertama kali mengenai diri kita) : Virgo (agak cusp karena sudah mau ke Libra)

Mengapa orang hanya mengenal sun zodiac? karena sun zodiac adalah yang paling utama, seperti matahari yang menjadi pusat tata surya. Ibaratnya itu filter atau pusat dari semua tindakan yang kita lakukan pada akhirnya. 

Element saya paling dominan itu air dan udara. Ada bagusnya, membuat saya lebih less emotional, karena air itu emosi, sedangkan udara kebalikannya yaitu logis. Dan saya kurang element tanah. pantes sering berasa mengawang-ngawang.

Kontradiktif
Pernah merasa kalau kita ini suka kontradiktif, misal pengin berkeluarga tapi selalu merasa nggak siap untuk komitmen? Pengin hidup teratur tapi selalu akhirnya disorganized, pengin mencoba hal-hal baru tapi berat untuk meninggalkan zona nyaman. Hal itu karena manusia terdiri dari banyak zodiac dan menjadikan manusia memiliki banyak sifat atau dual personality

Ambil contoh mengenai relationship :
Banyak yang bilang kalau masalah relationship jangan lihat sun zodiac saja, karena itu menyangkut emosi dan hubungan, maka yang lihat adalah moon zodiac dan venus zodiac, kalau sudah menikah, tambahkan dengan Mars karena selain keinginan dasar, Mars adalah gairah seksual. 

Jika moon Scorpio, itu biasanya passionate and intimate, ingin apa-apa selalu melibatkan kebersamaan, terutama menyangkut pasangan atau orang yang dicinta, sedangkan kalau venus Aquarius itu kebalikannya, cuek dan lebih suka sendiri karena merasa bebas. Jadinya? kontradiktif, kadang hot seperti Scorpio, kadang cold(cuek) seperti Aquarius. 

Compatibility 
Banyak yang enggan saat ditanya mengenai kompatibel. Karena masalah relationship itu rumit. Saya pun setuju. Karena saya tidak percaya dengan compatibility. Biasanya kan zodiac berelemen api pasti cocoknya sama sesama api dan udara. Sedangkan kalau zodiac berelemen air maka cocoknya sama sesama elemen air dan tanah. Kalau untuk saya pribadi, saat menyangkut relationship saya percaya pada 3 hal : komitmen, kompromi dan cinta. :D

Jadi mengapa saya membahas mengenai zodiac, mungkin karena itu menyangkut sifat manusia. Saya selalu tertarik dengan sesuatu yang berhubungan dengan psikis. Boleh percaya atau tidak, tapi zodiac (natal chart) mempunyai tingkat akurasi 70%, lalu 30% nya lagi apa? jawabnya free will. Misal dengan mengetahui natal chart, bisa membantu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan kita dan bagaimana kita menggunakan kekuatan kita dan berkompromi dengan kelemahan kita adalah dengan menggunakan free will

Karena itulah untuk kali ini saya tidak membahas karakteristik zodiac secara satu persatu karena, semuanya balik ke natal chart untuk lebih detilnya. Daripada nanti saya tulis, Leo, Pisces dan Taurus romantis, sementara beberapa orang tidak setuju. Karena semua balik lagi ke natal chart dan bagaimana anda ingin romantis atau tidak. 

Kamis, 12 September 2013

WRITING CHALLENGE DAY 12 : SHORT STORY

SHORT STORY

Bisa menulis fiksi adalah salah satu cita-cita saya, tapi mengapa tiap kali ada tantangan menulis fiksi saya justru bingung sendiri. Bingung memlih ide, bingung menyusun plot dan yang terutama bingung mengeksekusi cerita. Belum apa-apa saya sudah ketar ketir soal cerita, terus karakternya, terus konfliknya, terus endingnya, terus bagaimana membuat semuanya terasa klik. 

Dari 14 tantangan di Writing Challenge ada 3 yang sifatnya penulisan fiksi kreatif, yaitu fanfic, love story dan short story. Untuk yang fanfic dan love story saya sudah menyelesaikan tantangannya dengan membuat tema cerita bernuansa romens yang memakai 3rd person POV. Nah untuk kali ini saya mau coba menulis fantasi dengan 1st person POV. Aneh rasanya kalau saya ngaku suka fantasi tapi justru tidak mencoba untuk menulis fantasi. Menurut saya pribadi, menulis fantasi itu termasuk yang tingkat kesulitannya tinggi. Karena meski fantasi, ceritanya tetap harus bisa masuk akal dan membuat pembaca percaya (nyambung).

Iseng-iseng, saya coba buka draft lama saya (iya, saya dulu pernah coba bikin plot suatu cerita fantasi), sepertinya sudah 3 tahun lebih saya tidak menyentuh draft-draft tersebut, iseng-iseng saya coba membaca draft yang pernah saya tulis. Hasilnya? It's totally shit. Saya sama seperti beberapa penulis fantasi lain yang banyak menulis cerita fantasi mereka karena inspirasi dari games. Rata-rata cerita saya seputar kerajaan, perang dan hero's journey.

Cerita-cerita itu belum berbentuk naskah cerita utuh, hanya plot-plot kasar dan saya lebih suka menyebutnya ide. Lucunya saat dibaca lagi ide-ide itu terasa tidak masuk akal sama sekali, terasa sangat dipaksakan. Saya rasa seandainya saya mereview cerita saya sendiri, saya akan membantainya. (sometimes I'm overcritical)

Kadang saya mikir, "Lina, what the heck you've been thinking, wrote some kind of stories like that?" yup itulah reaksi saya saat membaca ulang ide-ide cerita yang pernah saya buat. Mungkin karena sekarang saya sudah lebih tahu banyak mengenai cerita. Buku-buku yang saya baca lebih banyak dan yang terutama karena saya sendiri juga banyak mereview. Karena itu penting banget untuk banyak membaca bagi siapapun yang mau menulis. 

BTW, langsung saja saya post kan link short story yang sudah saya tulis, kali ini saya sangat terlambat menyelesaikan challengenya. Sebenarnya cerpen ini saya maksudkan untuk saya ikut sertakan di lomba 2nd anniversary dari Indo Hunger Games, tapi ternyata telat, karena deadline sudah ditutup.

http://draftnol.wordpress.com/2013/09/12/writing-challenge-day-12-short-story/

Temanya tentang dystopia dan saya sempat mikir lama sekali akan dystopia. Awalnya saya bermaksud membuat dystopia tentang krisis populasi manusia, dan untuk menggantikan manusia yang kosong, bumi banyak dihuni oleh robot-robot android. Ide ini saya dapat setelah saya membaca artikel, bahwa masyarakat Jepang terancam punah dalam beberapa abad kedepan, karena para wanitanya tidak mau mengandung. Tapi akhirnya saya batalkan karena terkesan terlalu grand untuk sebuah cerpen. BTW beda dystopia dan post-apocalypse itu rada tipis kalau kata saya.

Akhirnya saya mengambil tema mengenai krisis energi, mengingat akhir-akhir ini saya sering mendengar keluhan mati lampu dimana-mana.